Tampilkan postingan dengan label selingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selingan. Tampilkan semua postingan

14 Agustus 2008

Makna Kemerdekaan

Makna Kemerdekaan


Agustusan…. itu istilah lazim yang sering digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia setiap memasuki bulan Agustus disetiap tahunya.

Kenapa??? karena dibulan itu bangsa Indonesia merayakan peringatan HUT kemerdekaan RI (17 Agustus), oleh karena itu sering disebut dengan Agustusan.

menurutku makna yg terkandung dalam kata agustusan terlalu ringan dibandingkan dgn saat2 dulu para pahlawan berjuang mati2an membela dan mempertahankan negeri ini dari tirani penjajahan.

Agustusan ya brarti bulan Agustus…bukan HUT Kemerdekaan….
HUT Kemerdekaan RI adalah setiap tanggal 17 Agustus.

Menurutku makna kemerdekaan itu……….

Kemerdekaan RI bukanlah suatu hadiah….
Kemerdekaan RI bukanlah suatu hajatan….
Kemerdekaan RI bukanlah milik beberapa org / golongan / kelompok saja….
tetapi….
Kemerdekaan RI adalah suatu rahmat Allah SWT….
Kemerdekaan RI adalah buah hasil perjuangan hidup mati anak-anak bangsa…
Kemerdekaan RI adalah milik seluruh rakyat Indonesia…Presiden, menteri, pejabat, direktur, manager, wiraswasta, ibu rumah tangga, tukang becak, tukang parkir, pengamen, dan lain-lain bahkan juga milik bayi yg msh dalam kandungan ibunya….

tidaklah pantas kita menggembor-gemborkan Kemerdekaan RI dgn berfoya-foya….
tidaklah pantas kita merayakan Kemerdekaan RI dgn berpesta pora….

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI JIKA DISEKITAR KITA MSH BANYAK YG BERJUANG MELAWAN KERASNYA HIDUP DEMI SESUAP NASI…DEMI MENGHIDUPI ANAK ISTRINYA…SEDANGKAN DISISI LAIN KORUPSI SEMAKIN TUMBUH DAN BERKEMBANG…

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI JIKA MSH ADA TANGIS ANAK-ANAK YG MENAHAN LAPAR….PENGANGGURAN DIMANA-MANA…GELANDANGAN BERKELIARAN….PERAMPOKAN, PENCURIAN, PENCOPETAN, PEMBUNUHAN, PEMERKOSAAN MERAJALELA…

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI DIMANA MSH ADA BURUH KERJA TIDAK DIBAYAR….KERUSUHAN, PERKELAHIAN, BAKU HANTAM, ANARKHISME SEMAKIN MEMBUDAYA….

apakah ini buah dari Proklamasi Kemerdekaan ???
apakah ini tujuan Kemerdekaan Republik Indonesia ???
apakah ini cita-cita para pejuang bangsa yg telah tiada ???

BUKAN…..
BUKAN INI BUAH DARI PROKLAMASI…
BUKAN INI TUJUAN KEMERDEKAAN RI…
BUKAN INI CITA-CITA PEJUANG BANGSA…

LALU…APA ARTINYA PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI…???
APA MAKNA KEMERDEKAAN NEGERI INI…???

semuanya tidak ada artinya….
semuanya tidak ada maknanya….jika hal-hal diatas masih dan masih saja terjadi…
jika hal-hal diatas msh merudung negeri jamrud khatulistiwa ini…

mari kita smua merenung sedalam-dalamnya….
apakah kita sudah pantas disebut sebagai anak bangsa yg cinta pada negerinya sendiri….
apakah kita sudah pantas disebut sebagai generasi muda penerus pembangunan…
apakah kita sudah pantas disebut sebagai warga negara yg rela berkorban untuk tanah airnya…
lalu…
APAKAH KITA SUDAH PANTAS MERAYAKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA…
APAKAH KITA SUDAH PANTAS MEMAKNAI KEMERDEKAAN INI….

renungkanlah…..
pikirkanlah….
rencanakanlah….
lakukanlah…
smuanya hanya untuk negeri kita tercinta…INDONESIA….

SELAMAT HUT KEMERDEKAAN KE-63 REPUBLIK INDONESIA….
SMOGA BANGSA INI DAPAT SEGERA BANGKIT DARI KETERPURUKAN….

http://meylya.wordpress.com/2008/08/07/makna-kemerdekaan/

19 Juni 2008

Korupsi itu halal

Korupsi itu halal

Di Indonesia korupsi itu halal, malah terkadang membanggakan. Lihat saja, para koruptor yang diperiksa kejaksaan atau yang sudah resmi masuk penjara (lapas), tidak ada dari mereka yang menutup wajahnya di depan kamera wartawan media cetak atau televisi. Mereka malah menebar senyum. Sebagian dari mereka yang muslim malah memakai baju koko ala jamaah shalat Jum’at (mestinya pake kaos panjang loreng hitam putih seperti maling di kartun-kartun). Dengan baju putih itu, mungkin mereka ingin mengatakan bahwa korupsi yang mereka lakukan itu halal, toh masyarakat tidak ribut dan semua kebagian. Bandingkan misalnya dengan maling ayam, jambret, pencopet, PSK (saya lebih suka menyebutnya WTS) dan perampok yang selalu menutup wajah kala menghadap kamera wartawan.

Mengapa koruptor itu tidak malu? Apa penyebab utamanya? Betulkah mereka dan keluarga koruptor bangga dengan sikap maling bapaknya? Setidaknya ada dua faktor (a) sikap masyarakat yang tidak kritis pada kalangan birokrat (pns) plus sikap masyarakat yang terlalu mengagung-agungkan kekayaan dan kemewahan, tak peduli dari mana harta itu berasal; dan sebagai akibatnya (b) standar harga diri, martabat dan kesuksesan itu terletak pada seberapa kaya seseorang dan seberapa mewah rumah dan mobilnya. Kejujuran dan integritas pribadi tidak lagi menjadi tolok ukur kebanggaan; apa gunanya jujur kalau kere, begitu sebagian orang berpikir.

Masyarakat Konsumerisme

Dengan derasnya program TV yang tidak mendidik–yang pengaruhnya sampai ke pelosok desa– di mana kalangan selebritis (yang kebanyakan bodoh ) tampil di TV dengan pamer kemewahan dan opini naif, masyarakat menjadi terbiasa pada suatu nilai artifisial dan kebanggaan semu; kebanggaan konsumtif: bahwa untuk dihargai oleh lingkungan sekitar kita harus keren; gonta-ganti baju dan perkakas rumah model terbaru dengan merek terkenal dan pada level tertinggi gonta-ganti mobil dan sering jalan-jalan shopping ke luar negeri.

Dengan tertanamnya mindset semacam itu di dalam otak kita, langkah berikutnya adalah cita-cita untuk menjadi cepat-kaya akan secara natural menjadi obsesi. Sikap ingin kaya tentu saja baik kalau diimbangi dengan prinsip etika nilai positif universal: kerja keras. jujur dan bermartabat. Akan tetapi kalau obsesi jadi jutawan itu dimiliki oleh kalangan pemalas, maka skenarionya menjadi lain. Bagi yang kebetulan menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), birokrat dan pejabat di Indonesia yang umumnya bergaji kecil, maka obsesi itu tidak mungkin terlaksana dengan cepat tanpa nyolong dan KKN. Bagi yang masih pengangguran, obsesi cepat kaya akan termanifestasi dalam wujud bermacam-macam kejahatan sosial: mulai dari maling ayam, mencopet, merampok, menculik, menjual diri, berjudi sampai jadi bandar togel.

Berubahnya Standar Etika Sosial

Puncak dari masyarakat konsumtif di atas adalah berubahnya standar etika sosial yang sudah menjadi etika universal. Kejujuran, pengabdian dan dedikasi tidak lagi menjadi standar yang membikin orang merasa bermartabat dan memiliki harga diri. Perasaan bermartabat dan memiliki harga diri baru terasa dimiliki ketika mereka sudah merasa mampu memiliki gadgets atau “mainan” yang menjadi simbol modernitas masyarakat konsumtif. Soal apakah untuk mencapai itu dilalui dengan cara kerja keras atau jadi maling itu tidak lagi menjadi isu penting.

Pada waktu yang sama, masyarakat secara kolektif menjadi permisif dan tidak kritis pada perilaku kalangan birokrat/pejabat dan anak istri mereka yang hidup serba mewah. Kekaguman masyarakat atas berbagai kemewahan yang dimiliki pejabat/birokrat korup itu menenggelamkan sifat kritis masyarakat dan menyusup tanpa sadar dalam sebagian besar masyarakat suatu ajaran sesat yang baru: jadilah PNS/birokrat kalau ingin hidup mewah. Berapa pun harga yang mesti dibayar. Di sisi lain, saya tidak menutup mata akan adanya kalangan PNS, birokrat, pejabat yang bersih. Tapi, percayalah mereka sedikit dan yang lebih parah mereka termarjinalkan dan dialienasi serta susah dapat promosi jabatan.

Dengan kata lain, seakan masyarakat dan para koruptor seakan tanpa sadar secara kolektif ingin sama-sama meneriakkan slogan: ”Korupsi itu halal, bung!”

Sumber: www.fatihsyuhud.com

18 Mei 2008

Kiat Menghadapi Kenaikan BBM

Oleh Rahmat | Mei 14, 2008 at 3:57 pm

Seperti sudah kita ketahui semuanya, bahwa pemerintah mengambil keputusan untuk menaikan harga BBM. Terlepas apakah Anda setuju atau tidak, kita tidak bisa lepas dari dampak kenaikan BBM ini. Pada kesempatan ini saya ingin membagikan suatu kiat bagaimana menghadapi kenaikan berbagai harga. Kiat ini sebenarnya datang dari alm. ayah saya. Saya teringat ini saat menonton berita dan saya langsung bersemangat ingin membagikan kiat ini kepada sebanyak mungkin orang. Saking semangatnya saya menunda waktu tidur saya demi menulis posting ini. BTW saat saya menulis artikel ini jam menunjukan 22:22 (angka yang pas).

Siapa ayah saya? Apakah beliau seorang “Rich Dad”, bukan, ayah saya hanyalah orang biasa tetapi menjadi inspirasi saya. Sewaktu hidup beliau selalu memberikan kebijakan-kebijakan untuk menghadapi hidup ini. Saya banyak mengambil pelajaran dari beliau, terutama keyakinannya dan sikap pantang menyerah.

OK, langsung saja. Kenaikan harga bukan hanya terjadi saat ini saja. Saat saya masih kecil, kenaikan harga sudah sering terjadi. Apa yang dikatakan ayah saya saat terjadi kenaikan harga? Ayah tidak mengeluh, tidak mengumpat pemerintah, atau marah-marah. Ayah hanya mengatakan satu kalimat ajaib yang membuat kami sekeluarga menjadi tenang.

“Nggak apa-apa harga naik, yang penting kita mampu membelinya. Buat apa murah jika kita tidak bisa membelinya?”

Apa istimewanya kalimat ini? Yang jelas tidak terbantahkan! Yang lebih penting ialah kita sanggup membeli kebutuhan kita, tidak peduli berapa pun harganya. Kalimat ini keluar karena berasal dari keyakinan bahwa Allah sudah mengatur dan menentukan rezeki makhluq-Nya. Rezeki Allah tidak akan terhalang meski seberapa mahalnya harga kebutuhan pokok.

Saya kira, saya tidak perlu membeberkan bukti-bukti mengenai hal ini. Anda sudah paham semua ini, apalagi memang sudah difirmankan Allah dalam Al Quran. Jika kita orang beriman kita akan tetap yakin bahwa Allah akan membantu kita dan akan menolong kita. Harga mahal dan komoditas yang langka bukan halangan bagi Allah jika akan memberi rezeki kepada kita. Selalulah berpikir positif.

Mungkin ada yang mengatakan, bagaimana bisa berpikir positif jika kita khawatir keluarga tidak bisa makan? Betul, Anda tidak akan bisa berpikir positif sambil khawatir, sebab khawatir itu adalah pikiran negatif. Agar kita mampu membangkitkan pikiran positif maka kita harus membina keyakinan positif dalam diri kita.

Seperti dijelaskan dalam ebook saya Beautiful Mind, ada tiga dimensi keyakinan yang harus kita pegang dengan kuat.

  1. Keyakinan bahwa Allah akan membantu dan menolong kita.
  2. Keyakinan bahwa kita sudah memiliki potensi untuk menghadapi berbagai beban hidup
  3. Keyakinan akan tujuan yang kita capai.

Silahkan baca ebook tersebut untuk lebih lengkapnya.

Sekali lagi, mungkin ada yang mengatakan. Percuma kita yakin dan optimis jika pada kenyataan kita mengalami kesulitan.

Betul, namun akan lebih buruk jika kita sedang dilanda kesulitan diringi rasa pesimis tanpa harapan. Jika kita masih optimis dan berpikiran positif, kita akan masih memiliki kekuatan untuk bertindak atau berusaha mengatasi berbagai masalah yang ada dihadapan kita.

Yang kedua, bagi Anda yang yakin dengan hukum tarik menarik, jika emosi kita negatif (berasal dari khawatir, pesimis, marah, dsb) maka kita menyumbat kemampuan kita menarik apa yang kita inginkan. Sementara hukum tarik menarik akan lebih kuat jika kita memiliki emosi positif, yaitu emosi yang berasal dari optimis. Bagi Anda yang sudah memiliki ebook tersebut, bacalah kembali dan aplikasikan agar Anda memiliki keyakinan positif dan tetap optimis sehingga bisa menghadapi semua kesulitan dihadapan Anda.

Bagi yang belum punya silahkan klik disini untuk mendapatkan Paket eBook Spesial Motivasi Islami. Justru ebook ini terasa jauh lebih penting saat berbagai masalah baru muncul dihadapan kita.

OK, yakinlah dan tetaplah optimis meski semua kebutuhan kita naik harganya. Insya Allah selalu ada jalan keluar bagi mereka yang bertaqwa dan bertawakal kepada Allah. Sekarang saya mau tidur dulu. Ngantuk nich…

10 Mei 2008

tes wawancara

Alkisah di sebuah perusahaan besar di kawasan Keprabon, tengah melakukan beberapa tes wawancara untuk "*tidak*" menerima calon karyawan baru, tentu saja salah satu prasyaratnya adalah harus berbahasa EJD (Ejaan Jawa yg nDaksempurna)


G : Kowe nduwe omah opo ora.....?
a : dereng....
G : Wah kowe ora iso ketompo nang kene
a : Lho kok ngaten........?
G : Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan, nggo kredit omah.
a : Ah.. mboten kok, Sak janipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih.
G : Yo malah ora ketompo
a : Lho kok ngaten.....?
G : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae.


G : Kowe nduwe motor opo ora....?
b : Mboten.
G : Ora ketompo
b : Lho kok mboten ketompo ?
G : Mengko kowe mesthi njaluk bantuan kredit.
b : Sak janipun gadhah, ning tasih ten kampung, gampil mangke kulo bekto ngriki.
G : Wah malah ra ketompo....
b : lho kok ngoten
G : Tempat parkire wis ra cukup.


G : Kowe wis lulus sarjana tenan.....?
c : sampun pak....
G : Ora ketompo,
c : Sak janipun kulo tasih badhe skripsi
G : Malah ora ketompo.....
c : Lho kados pundi to....?
G : Mengko kowe kerjo mung ngetik skripsi, lek wis lulus mesti golek kerjo neng perusahaan liyo.


G : Kowe seneng guyon opo ora ?
d : Mboten pak, kulo serius nek nyambut gawe.
G : Ra ketompo.....
d : waa......kok ngoten?
G : Engko konco koncomu lan anak buahmu podho stress.
d : Sak jane nggih sekedhik sekedhik seneng guyon.
G : Malah ora ketompo.
d : Lho kok......
G : Mengko kowe mung email emailan sing lucu.......


G : Kowe mau mrene numpak opo ?
e : Nitih mobil
G : Kowe ora ketompo
e : Sebabipun ?
G : Saiki BBM mundhak terus, mengko kowe njaluk mundhak bayar terus
e : Wo, kulo wau namung nunut mobil rencang, kok
G : Tambah ora ketompo
e : Lho, lha kok ... ?
G : Mengko gaweanmu mung nunut mobil kantor. Ngrusuhi!


G : Anakmu akeh opo sithik ?
f : Kathah pak
G : Kowe ora ketompo
f : Sebabipun ?
G : Nyambut gawemu ora jenjem, mung mikir gawe uanaaaaaak terus
f : Lha wong namung anak adopsi, kok.
G : Tambah ora ketompo
f : Lho, lha kok ... ?
G : Gawe anak wae aras2en, opo maneh nyambut gawe


G : Kowe wis ngerti gaweyanmu durung ?
h : Dereng
G : Kowe ora ketompo
h : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gawe kok ora ngerti gaweyane ?
h : Oo, nek damelan niku mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
h : Lho, lha kok ... ?
G : Kowe rak mung arep keminter, to ?


G : Kowe ngerti kahanan kantor kene durung
k : Dereng
G : Kowe ora ketompo
k : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gawe kok ora ngerti kantore ?
k : Wo, sekedhik2 mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
k : Lho, lha kok ... ?
G : Kowe senengane ngudhal-udhal wewadi kantor, to ?


G : Kowe kerep loro ?
m : Mboten
G : Kowe ora ketompo
m : Sebabipun ?
G : Mesthi kerep mbolos, wong arang2 gering
m : Wah, sakjanipun nggih asring
G : Tambah ora ketompo
m : Lho, lha kok ... ?
G : Kantor iki ora nompo karyawan pileren.


G : Kowe biso nganggo Internet ?
n : mBoten
G : Kowe ora ketompo
n : Sebabipun ?
G : Perusahaan ora nompo wong BI (Buta Internet)
n : Wah, sakjanipun nggih saged
G : Tambah ora ketompo
n : Lho, lha kok ... ?
G : Mesthi ora bakal nyambut gawe, kakehan dolanan Internet, to? Ngentek-entekke pulsa !


G : Kowe waras opo ora?
o : Lha, kulo nggih waras to Pak.
G : Ra ketompo.......
o : Kenging nopo .....?
G : Mengko kowe mesthi ora krasan neng kene.
o : Niku rumiyin Pak, sakmeniko sampun rodo edan.
G : Malah ra ketompo......
o : Pripun to niki....?
G : Mengko aku duwe saingan........


09 Mei 2008

Beda antar Cinta, Suka, dan Sayang

Dihadapan orang yang kau cintai,
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin, hanya suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.

Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telingga,
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu
yang cukup lama.

"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam, yaitu
rasa sayang… rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah
berubah.

Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. Mau
menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi. Cinta ingin memiliki, tetapi
sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia…. walaupun harus
kehilangan.

Untuk seseorang yang sedang jatuh cinta….......



:)

22 April 2008

BOCORAN KUNCI JAWABAN UJIAN NASIONAL (UN/UAN) 2008



Bocoran soal Ujian nya itu maksudnya adalah cara / ikhtiar yang kita lakukan untuk dapat lulus Ujian Nasional (UN / UAN) 2008, untuk hasilnya kita serahkan / tawakal kepada ALLAH STW

Berikut kiat - kiat yang mungkin bisa kita lakukan untuk dapat lulus UJian Nasional 2008, beserta panduan dan soal prediksi Ujian Nasional 2008,yang dapat anda download.

Kiat - Kiat nya antara lain :

1. BELAJAR LEBIH GIAT Menjelang Ujian Nasional, anda harus belajar ekstra ketat. Hal ini mengingat materi pelajaran relatif lebih banyak, mulai materi pelajaran kelas I sampai dengan kelas III sekolah menengah. Di samping itu, tingkat kesulitan materi lebih tinggi dibanding dengan sebelumnya. Cara belajar yang bisa dilakukan oleh anda bisa dengan belajar mandiri atau belajar kelompok. Belajar mandiri, misalnya membaca materi pelajaran sesuai dengan jadwal belajar harian. Atau membaca buku-buku yang ada di perpustakaan. Untuk mendapatkan gambaran bentuk dan materi yang keluar dalam Ujian Nasional, anda dapat melihat soal-soal Ujian Nasional tahun yang lalu. Soal-soal tersebut berfungsi sebagai latihan mengerjakan atau menjawab soal-soal UAN yang akan datang.

Belajar kelompok bermanfaat untuk membahas, mendiskusikan materi pelajaran yang dianggap sulit. Melalui diskusi, anda bisa saling tukar informasi, pendapat dan berbagai pengalaman. Anggota kelompok bisa 5 atau 7 orang sesuai dengan kebutuhan. Apabila materi pelajaran yang tidak dapat dipecahkan oleh kelompok, anda dapat menanyakan langsung kepada guru bidang studi (mata pelajaran). (SUDAH BUKAN SAATNYA LAGI KALIAN UNTUK SANTAI-SANTAI DILAPANGAN TENIS BERMAIN BOLA, INGAT… MENYESAL ITU TIDAK PERNAH DATANG SEBELUM KEJADIAN….)

2. MEMBUAT PETA KEKUATAN Dalam hal ini anda harus mempunyai gambaran yang jelas mengenai kondisi diri sendiri. Memahami kekuatan atau kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Dalam materi pelajaran apa anda mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang, maka belajarnya harus lebih keras lagi. Selain itu, harus memperbaiki cara belajar yang dilakukan selama ini. Anda harus mencari dan menemukan strategi belajar yang jitu, sehingga dapat belajar secara efektif dan efisien (berdaya guna dan berhasil guna). Tanpa adanya perubahan dan perbaikan cara atau kebiasaan belajar akan sulit untuk memahami materi palajaran.

3. MENJAGA KESEHATAN Kesehatan merupakan modal utama untuk melakukan aktivitas, termasuk belajar. Untuk itu, anda hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga pada saat Ujian Nasional dalam kondisi fit, segar, dan sehat. Jadi, walaupun materi pelajaran banyak yang harus dihafal dan dipelajari, jangan sampai mengabaikan/kurang memperhatikan kesehatan badan. Hendaknya cukup tidur dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tak lupa olah raga secara teratur.

4. MENGHINDARI CARA-CARA YANG TERCELA Ada beberapa hal yang mesti dihindari sebelum dan selam Ujian Nasional. Misalnya mencari bocoran soal ujian, mencontek, dan lain-lain. Perbuatan mencontek bisa meracuni diri sendiri, yaitu dapat menghambat perkembangan pribadi. Mencontek pada saat ujian dapat menimbulkan semacam ketergantungan kepada catatan atau orang lain. Akibatnya, rasa percaya diri kurang.

5. MENENANGKAN HATI DAN PIKIRAN Kesiapan dalam pemahaman materi pelajaran perlu didukung oleh ketenangan hati dan pikiran. Dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih, maka masa ujian akan dilalui dengan riang gembira dan bersemangat (antusias). Untuk itu, apabila memiliki masalah segeralah selesaikan dengan baik. Di samping itu, jangan banyak pikiran yang bukan-bukan, misalnya merasa khawatir tidak lulus ujian, bingung memilih jurusan di perguruan tinggi atau masa depan yang suram.

6. PANDAI-PANDAILAH MEMILIH SOAL Pada saat menghadapi soal, yang penting dilakukan adalah memperhatikan dengan cermat dan seksama, sehingga soal itu dapat dipahami dengan baik. Jangan sampai salah dalam menafsirkan maksud dari soal tersebut. Secara sepintas tandai lebih dahulu soal yang harus “diamankan dan diselamatkan” secara pasti. Untuk itu anda jangan terpaku mengerjakan soal selalu berdasarkan urutan nomor soal, walaupun hal itu tidak salah. Pilih lebih dahulu mana saja soal yang dianggap mudah dan pasti dapat dikerjakan dengan baik dan benar.

7. HATI-HATI DALAM MENGISI LEMBAR JAWABAN Ujian Nasional biasanya menggunakan lembar jawaban komputer. Sebelum mengisi jawaban, terlebih dahulu mengisi data pribadi. Misalnya nama, kelas, jurusan, mata pelajaran yang sedang diujikan dan lain-lain. Kekeliruan atau kelalaian dalam mengisi data pribadi tersebut bisa berakibat merugikan anda sendiri, karena lembar jawaban diperiksa melalui komputer. Untuk menghindari kekeliruan dalam mengisi data pribadi, maka cocokkan dengan kartu ujian yang ada di atas meja. Di samping itu, bawalah alat-alat tulis yang cukup, sehingga pada saat pelaksanaan ujian bisa bekerja dengan baik. Jadi, jangan sampai mengandalkan teman, dengan cara meminjam alat-alat tulis. Kemudian, sebelum lembar jawaban dikumpulkan hendaknya diperiksa kembali, kalau-kalau ada kekeliruan dalam mengisi.

8. MEMPERBANYAK DO’A Manusia hanya bisa merencanakan, Tuhanlah yang menentukan hasilnya. Manusia tidak berdaya tanpa pertolongan-Nya. Oleh karena itu, rajinlah berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar Ujian Nasional dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang memuaskan. Doa yang positif melepaskan kekuatan yang dapat digunakan untuk mencapai hasil yang positif. Doa mengirimkan getaran dari satu orang ke orang lain dan kepada Tuhan. Mintalah kemampuan atau kekuatan untuk melakukan tindakan yang terbaik dan serahkan hasilnya dengan percaya kepada-Nya

Berikut arsip naskah yang bisa anda download untuk latihan

- N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P1.pdf - N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P2.pdf - N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P3.pdf - N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P1.pdf - N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P2.pdf - N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P3.pdf - N0203_SMA_BHS_JERMAN_P1.pdf - N0203_SMA_BHS_JERMAN_P2.pdf - N0203_SMA_BHS_PERANCIS_P1.pdf - N0203_SMA_BHS_PERANCIS_P2.pdf - N0203_SMA_IPA_MAT_P1.pdf - N0203_SMA_IPA_MAT_P2.pdf - N0203_SMA_IPA_MAT_P3.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P1.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P2.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P3.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P1.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P2.pdf - N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P3.pdf - N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P1.pdf - N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P2.pdf - N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P3.pdf - N0203_SMK_INDONESIA_P1.pdf - N0203_SMK_INDONESIA_P2.pdf - N0203_SMK_INGGRIS_P1.pdf - N0203_SMK_INGGRIS_P2.pdf - N0203_SMK_KESEHATAN_MAT-TEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_KESEHATAN_MAT-TEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_MANAJEMEN_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_MANAJEMEN_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_PARIWISATA_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_PARIWISATA_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_PERTANIAN_MAT-TEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_PERTANIAN_MAT-TEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_SENI_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_SENI_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_SOSIAL_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_SOSIAL_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf - N0203_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P1.pdf - N0203_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P2.pdf - N0203_SMP_INDONESIA_P1.pdf - N0203_SMP_INDONESIA_P2.pdf - N0203_SMP_INDONESIA_P3.pdf - N0203_SMP_INGGRIS_P1.pdf - N0203_SMP_INGGRIS_P2.pdf - N0203_SMP_INGGRIS_P3.pdf - N0203_SMP_MAT_P1.pdf - N0203_SMP_MAT_P2.pdf - N0203_SMP_MAT_P3.pdf - N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P1.PDF - N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P2.PDF - N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P3.PDF - N0405_SMA_BHS_ARAB.pdf - N0405_SMA_BHS_INDONESIA.pdf - N0405_SMA_BHS_INGGRIS.pdf - N0405_SMA_BHS_JERMAN.pdf - N0405_SMA_BHS_PRANCIS.pdf - N0405_SMA_IPA_MAT_P1.pdf - N0405_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P1.pdf - N0405_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P1.pdf - N0405_SMA_IPS_EKONOMI_P1.pdf - N0405_SMK_INDONESIA_P1.pdf - N0405_SMK_INGGRIS_P1.pdf - N0405_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P1.pdf - N0405_SMP_INDONESIA_P1.pdf - N0405_SMP_INGGRIS_P1.pdf - N0405_SMP_MAT_P1.pdf

PANDUAN

-SD

[Indonesia.pdf] [IPA.pdf] [Matematika.pdf]

-SMP/MTs

[Indonesia.pdf] [Inggris.pdf] [IPA.pdf] [Matematika.pdf]

-SMA/MA

[Antropologi.pdf] [Arab.pdf] [Biologi_IPA.pdf] [Ekonomi.pdf] [Fisika_IPA.pdf] [Geografi.pdf] [Ilmu Hadis.pdf] [Ilmu Kalam.pdf] [IlmuTafsir.pdf] [Indonesia_Bahasa.pdf] [Indonesia_IPA-IPS.pdf] [Inggris_IPA-IPS-Bahasa.pdf] [Jepang.pdf] [Jerman.pdf] [Kimia_IPA.pdf] [Mandarin.pdf] [Matematika_Bahasa.pdf] [Matematika_IPA.pdf] [Matematika_IPS.pdf] [Perancis.pdf] [SastraIndonesia.pdf] [Sosiologi.pdf]

-SMK

[Indonesia.pdf] [Inggris.pdf] [MatematikaAkunPenjualan.pdf] [MatematikaSeniWisataRmhtgPeksosAdmin.pdf] [MatematikaTekKesTani.pdf]

Lembar Jawaban Komputer untuk latihan ujian SMP/MTs, SMA/MA dan SMK 2008

PERMEN DIKNAS NOMOR 34 dan 39 TAHUN 2007

POS UN dan UASBN TAHUN 2008

SOSIALISASI

[UN 2008 ] [UASBN 2008 ] [UNPK 2008]

SPESIFIKASI SOAL UASBN 2008

[BIN-ADE ] [BIN-B ] [BIN-SD ] [IPA-ADE ] [IPA-B ] [IPA-SD ] [MAT-ADE ] [MAT-B] [MAT-SD]

POS UN 2006-2007

POS US 2006-2007

- A-KEPUTUSAN BSNP TENTANG PERUBAHAN POS US - B-KATA PENGANTAR POS US - C-SK POS US - D-LAMPIRAN 1 POS US SD - E-LAMPIRAN 2 POS US SMP - F-LAMPIRAN 3 POS US SMA - G-LAMPIRAN 4 POS US SMK - H-LAMPIRAN 5 POS US SDLB - I-LAMPIRAN 6 POS US SMPLB - J-LAMPIRAN 7 POS US SMALB

Sumber : pupspendik

Berikut dapat anda download gratis acuan soal-soal UAN 2008 untuk SMP, SMA dan SMK, rekomendasi dari Departemen Pendidikan Nasional:

  1. BHS. Ind. SMA P1
  2. Bhs. Ind. SMA P2
  3. Bhs. Ind. SMA P3
  4. Bhs. Inggris P1
  5. Bhs. Inggris P2
  6. Bhs. Inggris P3
  7. Matematika SMA (IPA) P1
  8. Matematika SMA (IPA) P2
  9. Matematika SMA (IPA) P3
  10. Ekonomi SMA (IPS) P1
  11. Ekonomi SMA (IPS) P2
  12. Bhs. Ind. SMK P1
  13. Bhs. Ind. SMP P1
  14. Bhs. Ind. SMP P2
  15. Bhs. Inggris SMP P1
  16. Bhs. Inggris SMP P2
  17. Matematika SMP

Bonus:

Kumpulan Prediksi Soal Matematika

sumber:http://ilmuwan.wordpress.com

MATEMATIKA IPA dari tahun 1986 s.d 2007

Soal Matematika IPA Tahun 1986 Soal Matematika IPA Tahun 1987 Soal Matematika IPA Tahun 1988 Soal Matematika IPA Tahun 1989 Soal Matematika IPA Tahun 1990 Soal Matematika IPA Tahun 1991 Soal Matematika IPA Tahun 1992 Soal Matematika IPA Tahun 1993 Soal Matematika IPA Tahun 1994 Soal Matematika IPA Tahun 1995 Soal Matematika IPA Tahun 1996 Soal Matematika IPA Tahun 1997 Soal Matematika IPA Tahun 1998 Soal Matematika IPA Tahun 1999 Soal Matematika IPA Tahun 2000 Soal Matematika IPA Tahun 2001 Soal Matematika IPA Tahun 2002 Soal Matematika IPA Tahun 2003 Soal Matematika IPA Tahun 2004 Soal Matematika IPA Tahun 2005 Soal Matematika IPA Tahun 2006 Soal Matematika IPA Tahun 2007a Soal Matematika IPA Tahun 2007b MATEMATIKA IPS Tahun 1986 s.d 2000 (nyarinya susah, jadi gak semua)

Soal Matematika IPS Tahun 1986 Soal Matematika IPS Tahun 1987 Soal Matematika IPS Tahun 1988 Soal Matematika IPS Tahun 1989 Soal Matematika IPS Tahun 1990 Soal Matematika IPS Tahun 1993 Soal Matematika IPS Tahun 1994 Soal Matematika IPS Tahun 1995 Soal Matematika IPS Tahun 1996 Soal Matematika IPS Tahun 1997 Soal Matematika IPS Tahun 1998 Soal Matematika IPS Tahun 1999 Soal Matematika IPS Tahun 2000

BAHASA INDONESIA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Bahasa Indonesia Tahun 1986 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1987 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1988 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1989 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1990 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1991 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1992 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1993 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1994 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1995 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1996 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1997 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1998 Soal Bahasa Indonesia Tahun 1999 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2000 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2001 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2002 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2003 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2004 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2005 Soal Bahasa Indonesia Tahun 2006

BAHASA INGGRIS Tahun 1986 s.d 2006

Soal Bahasa Inggris Tahun 1986 Soal Bahasa Inggris Tahun 1987 Soal Bahasa Inggris Tahun 1988 Soal Bahasa Inggris Tahun 1989 Soal Bahasa Inggris Tahun 1990 Soal Bahasa Inggris Tahun 1991 Soal Bahasa Inggris Tahun 1992 Soal Bahasa Inggris Tahun 1993 Soal Bahasa Inggris Tahun 1994 Soal Bahasa Inggris Tahun 1995 Soal Bahasa Inggris Tahun 1996 Soal Bahasa Inggris Tahun 1997 Soal Bahasa Inggris Tahun 1998 Soal Bahasa Inggris Tahun 1999 Soal Bahasa Inggris Tahun 2000 Soal Bahasa Inggris Tahun 2001 Soal Bahasa Inggris Tahun 2002 Soal Bahasa Inggris Tahun 2003 Soal Bahasa Inggris Tahun 2004 Soal Bahasa Inggris Tahun 2005 Soal Bahasa Inggris Tahun 2006

FISIKA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Fisika Tahun 1986 Soal Fisika Tahun 1987 Soal Fisika Tahun 1988 Soal Fisika Tahun 1989 Soal Fisika Tahun 1990 Soal Fisika Tahun 1991 Soal Fisika Tahun 1992 Soal Fisika Tahun 1993 Soal Fisika Tahun 1994 Soal Fisika Tahun 1995 Soal Fisika Tahun 1996 Soal Fisika Tahun 1997 Soal Fisika Tahun 1998 Soal Fisika Tahun 1999 Soal Fisika Tahun 2000 Soal Fisika Tahun 2001 Soal Fisika Tahun 2002 Soal Fisika Tahun 2003 Soal Fisika Tahun 2004 Soal Fisika Tahun 2005 Soal Fisika Tahun 2006

KIMIA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Kimia Tahun 1986 Soal KimiaTahun 1987 Soal Kimia Tahun 1988 Soal Kimia Tahun 1989 Soal Kimia Tahun 1990 Soal Kimia Tahun 1991 Soal Kimia Tahun 1992 Soal Kimia Tahun 1993 Soal Kimia Tahun 1994 Soal Kimia Tahun 1995 Soal Kimia Tahun 1996 Soal Kimia Tahun 1997 Soal Kimia Tahun 1998 Soal Kimia Tahun 1999 Soal Kimia Tahun 2000 Soal Kimia Tahun 2001 Soal Kimia Tahun 2002 Soal Kimia Tahun 2003 Soal Kimia Tahun 2004 Soal Kimia Tahun 2005 Soal Kimia Tahun 2006

BIOLOGI Tahun 1986 s.d 2006

Soal Biologi Tahun 1986 Soal Biologi Tahun 1987 Soal Biologi Tahun 1988 Soal Biologi Tahun 1989 Soal Biologi Tahun 1990 Soal Biologi Tahun 1991 Soal Biologi Tahun 1992 Soal Biologi Tahun 1993 Soal Biologi Tahun 1994 Soal Biologi Tahun 1995 Soal Biologi Tahun 1996 Soal Biologi Tahun 1997 Soal Biologi Tahun 1998 Soal Biologi Tahun 1999 Soal Biologi Tahun 2000 Soal Biologi Tahun 2001 Soal Biologi Tahun 2002 Soal Biologi Tahun 2003 Soal Biologi Tahun 2004 Soal Biologi Tahun 2005 Soal Biologi Tahun 2006

EKONOMI Tahun 1986 s.d 2006 Soal Ekonomi Tahun 1986 Soal Ekonomi Tahun 1986 Soal Ekonomi Tahun 1987 Soal Ekonomi Tahun 1988 Soal Ekonomi Tahun 1989 Soal Ekonomi Tahun 1990 Soal Ekonomi Tahun 1991 Soal Ekonomi Tahun 1992 Soal Ekonomi Tahun 1993 Soal Ekonomi Tahun 1994 Soal Ekonomi Tahun 1995 Soal Ekonomi Tahun 1996 Soal Ekonomi Tahun 1997 Soal Ekonomi Tahun 1998 Soal Ekonomi Tahun 1999 Soal Ekonomi Tahun 2000 Soal Ekonomi Tahun 2001 Soal Ekonomi Tahun 2002 Soal Ekonomi Tahun 2003 Soal Ekonomi Tahun 2004 Soal Ekonomi Tahun 2005 Soal Ekonomi Tahun 2006

GEOGRAFI Tahun 2005 s.d 2006

Soal Geografi Tahun 2005 Soal Geografi Tahun 2006

SEJARAH Tahun 1998 s.d 2006

Soal Sejarah Tahun 1998 Soal Sejarah Tahun 1999 Soal Sejarah Tahun 2000 Soal Sejarah Tahun 2001 Soal Sejarah Tahun 2002 Soal Sejarah Tahun 2003 Soal Sejarah Tahun 2004 Soal Sejarah Tahun 2005 Soal Sejarah Tahun 2006

SOSIOLOGI Tahun 1986 s.d 2006

Soal Sosiologi Tahun 1986 Soal Sosiologi Tahun 1987 Soal Sosiologi Tahun 1988 Soal Sosiologi Tahun 1989 Soal Sosiologi Tahun 1990 Soal Sosiologi Tahun 1991 Soal Sosiologi Tahun 1992 Soal Sosiologi Tahun 1993 Soal Sosiologi Tahun 1994 Soal Sosiologi Tahun 1995 Soal Sosiologi Tahun 1996 Soal Sosiologi Tahun 1997 Soal Sosiologi Tahun 1998 Soal Sosiologi Tahun 1999 Soal Sosiologi Tahun 2000 Soal Sosiologi Tahun 2001 Soal Sosiologi Tahun 2002 Soal Sosiologi Tahun 2003 Soal Sosiologi Tahun 2004 Soal Sosiologi Tahun 2005 Soal Sosiologi Tahun 2006

Sumber: http://ilmuwan.wordpress.com dan http://un2008.wordpress.com

19 April 2008

-Fitnah Film Fitna (It’s So Easy!)-

Oleh: White Jack
Kenapa ya film seperti ini membuat kita khawatir, membuat kita marah, membuat kita resah? Padahal mah...
Wilders Film ini jelas sekali menampakkan kebencian dan keawaman Geert Wilders terhadap Islam. Mulai dari ditampakkannya gambar karikatur Nabi Muhammad yang jelas-jelas menghina (yang menunjukkan kebenciannya), hingga penafsiran asal-asalan ayat-ayat suci Al-Qur`an (yang menunjukkan keawamannya) yang bahkan makhluk segoblok saya pun sangat mudah sekali tuk membantahnya.
Mulai dari penafsirannya di surat Al-Anfal ayat 60:
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggetarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya."
Ditafsirkan begini olehnya:
"Prepare for them whatever force and cavalry ye are able of gathering, to strike terror, to strike terror into the hearts of the enemies, of Allah and your enemies."
To strike terror?? Memangnya ada ya kalimat tersebut di dalam Al-Qur`an?
Bantahannya?? Gampang banget! Tinggal baca saja ayat selanjutnya. Gampang kan?
"Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah." (QS. Al-Anfal: 61)
Jadi, umat Islam hanya boleh menyerang apabila diserang. Tidak ada istilah teror di dalam Islam. Ayat yang di atas tersebut jelas sekali mengatakan demikian.
Toh kalau seandainya ada beberapa orang yang mengaku sebagai Muslim namun menimbulkan teror dimana-mana, maka sesungguhnya Allah berlepas diri dari mereka. Karena bukan itulah yang sesungguhnya Allah ajarkan kepada mereka. Dan sudah menjadi lagu lama bahwasanya tidak semua yang dilakukan oleh umat Muslim itu adalah karena perintah Allah meskipun mereka mengklaim bahwa itu adalah perintah Allah, karena tidak sedikit di antara Muslim zaman ini yang sering salah tafsir terhadap firman Allah, atau mungkin karena diperalat oleh oknum tertentu.
Bahkan anak segoblok saya pun begitu mudahnya membantah film ini. Film ini jelas-jelas menampakkan ketidak-kritisan si pembuat film. Bahkan film ini jelas-jelas menampakkan bahwa mungkin si pembuat film tidak pernah membaca Al-Qur`an secara utuh. Mungkin dia cuma copy-paste di Internet.
Kemudian di surat An-Nisa ayat 89:
"Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolongmu hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka dimana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong."
Ditafsirkan begini olehnya:
"They but wish that ye should reject faith, as they do, and thus be on the same footing as they, so take not friends from their ranks until they flee in the way of Allah. But if they turn renegades, seize them and kill them wherever ye find them, and take no friends or helpers from their ranks."
Menurutnya, apabila seorang Muslim murtad, maka wajib dibunuh.
Bantahannya?? Gampang banget! Tinggal baca saja ayat selanjutnya. Gampang kan?
"Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian damai (suaka -red), atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya (tidak memihak -red). Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepada kamu, maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka." (QS. An-Nisa: 90)
Jadi, yang boleh ditawan dan dibunuh ini hanyalah mereka yang memang jelas-jelas memerangi Islam. Bukan keseluruhan non Muslim boleh ditawan dan dibunuh. Dan bukan pula yang murtad namun kemurtadannya tersebut tidak membuatnya ambisi tuk menyerang Islam. Di ayat yang saya sebutkan di atas, jelas sekali bahwa Allah melarang kita memerangi kaum yang memang tidak ingin berperang dengan kita. Bahkan ayat tersebut saat ini dijadikan landasan untuk hukum suaka.
Bahkan anak segoblok saya pun begitu mudahnya membantah film ini. Film ini jelas-jelas menampakkan ketidak-kritisan si pembuat film. Bahkan film ini jelas-jelas menampakkan bahwa mungkin si pembuat film tidak pernah membaca Al-Qur`an secara utuh. Mungkin dia cuma copy-paste di Internet.
Lalu ada lagi penafsiran yang super konyol dari Geert Wilders, dari surat Al-Anfal ayat 39:
"Dan perangilah mereka supaya jangan ada fitnah (gangguan -red) dan supaya agama (Islam) itu semata-mata untuk Allah."
Ditafsirkan begini olehnya:
"Fight them until there is no dissension, and the religion is entirely Allah's."
Dia katakan bahwa Islam adalah agama yang berambisi untuk menguasai dunia.
Bantahannya?? Coba tebak dimana hayo...? Gampang banget coy! Bantahannya ya ada di ayat itu juga! Tidak usah kemana-kemana!
"... Jika mereka berhenti (dari gangguan), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Anfal: 39)
Jadi, ayat tersebut sebenarnya belum selesai. Memang jelas sekali terlihat bahwa Geert Wilders sengaja memanfaatkan keawaman orang-orang tentang Islam untuk menipu, dengan cara memotong-motong ayat demi mewujudkan hawa nafsunya.
Bantahan lengkap terhadap kekonyolan Geert Wilders bisa kita baca di ayat sebelumnya:
"Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu. Dan jika mereka kembali lagi (kafir dan memerangi), sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah terhadap) orang-orang terdahulu." (QS. Al-Anfal: 38)
Bahkan anak segoblok saya pun begitu mudahnya membantah film ini. Film ini jelas-jelas menampakkan ketidak-kritisan si pembuat film. Bahkan film ini jelas-jelas menampakkan bahwa mungkin si pembuat film tidak pernah membaca Al-Qur`an secara utuh. Mungkin dia cuma copy-paste di Internet.
Kemudian ada lagi penafsiran yang benar-benar mentertawakan logika dari Geert Wilders dari surat An-Nisa ayat 56:
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Ditafsirkan begini olehnya:
"Those who have disbelieved our signs, we shall roast them in fire. Whenever their skins are cooked to a turn, we shall substitute new skins for them, that they may feel the punishment; Verily Allah is sublime and wise."
Ini sungguh ketakutan yang amat sangat konyol yang ditunjukkan oleh Geert Wilders. Apakah dia meyakini bahwa Islam itu adalah agama yang benar? Jikalau dia tidak meyakini, lantas kenapa dia kutip ayat ini?
Logikanya begini... Andai Islam ini bukanlah agama yang benar, maka tidaklah masalah Tuhan mengancam azab ini dan itu di dalam Al-Qur`an lantaran apabila Islam itu bukanlah agama yang benar. Karena apabila Islam bukanlah agama yang benar, berarti Islam ini bukanlah wahyu Tuhan. Dan kalau bukan wahyu Tuhan, maka segala ancaman di hari akhirat nanti menjadi tidak berarti dan tidaklah perlu untuk diperdebatkan. Karena ketidak-benaran suatu agama membawa konsekuensi kepada ketidak-mungkinan azab yang telah diancam. Jadi, buat apa dijadikan masalah? Yang dijadikan masalah seharusnya adalah yang ada hari ini, bukan yang ada di hari akhirat nanti yang sifatnya sendiri masih imajiner.
Lagipula, bukankah semua agama seperti itu? Bukankah agama Nasrani juga demikian? Bukankah agama Hindu juga demikian? Bukankah agama Budha juga demikian? Bukankah agama Yahudi juga demikian? Bukankah semua agama di dunia ini mengancam neraka kepada yang tidak mau memeluknya? Apakah Geert Wilders mengajak kita kepada komunisme?
Dan satu hal lagi mengenai penafsiran Geert Wilders, jelas ini menunjukkan keawamannya sama sekali mengenai ilmu kedokteran. Coba kita perhatikan lagi ayat tersebut.
"... Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab...."
Dahulu orang berpikir bahwa rasa sakit hanyalah bersumber dari otak tanpa melibatkan kulit sama sekali. Hingga akhirnya pada abad ke-20, ilmuwan berhasil menemukan bahwa ternyata di dalam kulit juga terdapat reseptor rasa sakit yang apabila reseptor itu hilang maka hilanglah segala rasa sakit yang bersumber dari kulit.
"... Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab...."
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu Epidermis, Dermis dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio Grade III (luka bakar yang telah menembus Sub Cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien.
Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persepsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat Dia menyiksa hamba-Nya yang kafir supaya hamba-Nya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah.
Subhanallah! Al-Qur`an telah berbicara tentang reseptor rasa sakit di kulit 14 abad sebelum manusia menemukannya. Ini adalah salah satu dari sekian banyak bukti bahwa Al-Quran adalah wahyu Tuhan, bahwa Islam adalah agama yang benar. Dan inilah yang menyebabkan seorang ahli Farmakologi Thailand, Profesor Tajaten Tahasen (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand) beserta 5 orang mahasiswanya masuk Islam.
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur`an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagimu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (QS. Fushshilat: 53)
Maka berimanlah apabila telah jelas bagi Anda tentang kebenaran Islam.
"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Kekal mereka di dalamnya selama-lamanya. Mereka di dalamnya mempunyai istri-istri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman." (QS. An-Nisa: 57)
Tak ada ruginya toh apabila kita beriman kepada keyakinan yang benar? Yang rugi itu apabila kita sudah beriman kepada keyakinan yang benar, namun tetap diazab ke dalam neraka. Kalau Islam demikian (sudah masuk Islam secara keseluruhan namun tetap masuk neraka), barulah kita boleh protes.
Bahkan anak segoblok saya pun begitu mudahnya membantah film ini. Film ini jelas-jelas menampakkan ketidak-kritisan si pembuat film. Bahkan film ini jelas-jelas menampakkan bahwa mungkin si pembuat film tidak pernah membaca Al-Qur`an secara utuh. Mungkin dia cuma copy-paste di Internet.
Film ini konyol sekali. Dan hanya orang-orang yang tidak pernah memperhatikan Al-Qur`an saja yang bisa tertipu dengan film ini.
"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur`an ataukah hati mereka terkunci?" (QS. Muhammad: 24)
"Dan jika mereka bermaksud hendak menipumu (dengan film salah satunya -red), maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mu'min." (QS. Al-Anfal: 62)
Film tersebut dibuat dengan menampilkan tafsiran yang terkesan mengerikan, kemudian menampilkan tayangan yang seolah-olah menunjukkan kebenaran tafsir tersebut. Siapapun bisa seperti itu. Saya pun bisa saja mencari-cari ayat-ayat di Injil, kemudian memotong-motongnya sedemikian rupa hingga terkesan mengerikan, kemudian menampilkan tayangan-tayangan tentang kekejian penjajah Belanda dan invasi Amerika di Afghanistan dan Irak seolah-olah menunjukkan kebenaran tafsir saya, seolah-olah yang mereka lakukan itu adalah wujud pelaksanaan firman Tuhan yang termaktub di dalam Injil. Siapapun bisa toh? Namun, apakah cara tersebut benar?
Sebagaimana Geert Wilders yang mengkutip sebuah ayat Al-Qur'an, surat Muhammad ayat 4:
"Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir, maka pancunglah batang leher mereka."
Sangat terlihat mengerikan memang sepenggal ayat ini. Kemudian ditambah lagi bumbu-bumbu dari Geert Wilders berupa tayangan-tayangan pemancungan dan pembunuhan yang mendukung penafsirannya. Ditambah lagi dengan kutipan-kutipan ceramah dari "aktor-aktor" di sana seolah-olah mendukung penafsiran ala Geert Wilders ini.
Padahal yang dimaksud dengan orang-orang kafir di ayat tersebut adalah orang-orang kafir yang memerangi, yang di medan perang, berdasarkan kesepakatan para mufassir (ahli tafsir).
Dan padahal kalau kita baca ayat tersebut mulai dari ayat 1, kita akan menemukan secara gamblang bahwa orang-orang kafir yang dimaksud ayat tersebut bukanlah seluruh orang kafir, melainkan sebagian saja.
"Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka." (QS. Muhammad: 1)
Yaitu yang menghalang-halangi manusia dari jalan Allah, dari dakwah, dari mempelajari Islam, dari berbaik sangka kepada Islam. Orang-orang yang kafir dan memerangi Islam. Tidak hanya sekedar kafir.
Jelas, cara propaganda seperti ini siapapun bisa melakukannya. Anda pun bisa. Semuanya bisa. Benar-benar gampang sekali apa yang dilakukan Geert Wilders ini.
"Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang sesat." (QS. Muhammad: 3)
Tentang kutipan-kutipan ceramah dari "aktor-aktor" yang ada di film tersebut, hal tersebut bisa dengan mudahnya direkayasa. Misalkan apabila saya mengatakan, "Semua harus menyeberang sungai! Kecuali para wanita dan anak-anak." Kemudian disampaikan kepada yang lain, "Semua harus menyeberang sungai!" Tentunya artinya akan berbeda jauh bukan? Padahal kutipan tersebut benar dari saya namun belum selesai seluruh maksudnya.
Dan misalkan saya katakan, "Semua penghuni rumah ini harus dibantai!" Dan yang saya maksudkan bukanlah manusia melainkan tikus, karena rumah yang saya maksudkan itu adalah rumah tikus. Namun apabila disiarkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab, yang tidak menjelaskan asal-usul perkataan saya tersebut, tentunya maknanya akan jauh berbeda bukan?
Bahkan anak segoblok saya pun begitu mudahnya membantah film ini. Film ini jelas-jelas menampakkan ketidak-kritisan si pembuat film. Bahkan film ini jelas-jelas menampakkan bahwa mungkin si pembuat film tidak pernah membaca Al-Qur`an secara utuh. Mungkin dia cuma copy-paste di Internet.
Kepada Geert Wilders: Belajarlah berpikir kritis sebelum akhirnya Anda membuat film.
To Geert Wilders: Please learn to think critically before you make a movie at last.
Voor Geert Wilders: Denk kritisch na voordat je een film maakt
Kepada Muslim: Tenanglah. Jangan mudah terpancing. Jangan mudah terpancing emosi hingga akhirnya melakukan tindakan-tindakan anarki seperti merusak pagar konsulat Belanda kemudian membakar benderanya. Jikalau kita tidak setuju dengan pemikiran Wilders, maka tunjukkanlah dengan sikap kita. Bukankah itu lebih baik? Sebagaimana para generasi Muslim terdahulu (Salaf), generasi panutan kita, yang mana tidak banyak berkoar tentang keindahan Islam, namun non Islam dapat melihat keindahan Islam secara jelas dari keindahan akhlak mereka sehari-hari. Anarkisme hanya akan menimbulkan persepsi bahwa apa yang disampaikan oleh Geert Wilders di filmnya adalah benar.
Hmmm... Saya heran dengan model penafsiran Wilders yang menurut saya wildy ini. Kok model penafsirannya mirip model penafsiran Amrozy CS ya? Jangan-jangan Amrozy CS satu pesantren nih dengan Wilders? Saudara seperguruan :p
Atau jangan-jangan yang mengajari Amrozy CS untuk melakukan teror itu…, Wilders CS?
Pasalnya, saya tidak menemukan penafsiran demikian di kitab-kitab Ulama Salaf (shahabat dan generasi selanjutnya yang mengikutinya (tabi'in dan tabi'ut tabi'in)) dan Ulama-Ulama yang bermanhaj Salaf. Padahal Salaf-lah yang paling paham dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah, sebagaimana sabda Rasul SAW:
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para shahabat), kemudian (generasi) yang datang sesudah mereka (tabi'in), kemudian (generasi) yang datang sesudah mereka (tabi'ut tabi'in), lalu akan datang suatu kaum yang mana persaksian salah seorang diantara mereka mendahului sumpahnya dan sumpahnya mendahului persaksiannya." (HR. Al-Bukhari, no. 2652 dan Muslim, no. 2533)
"Umatku akan menyerupai Bani Israil selangkah demi selangkah. Bahkan jika seseorang dari mereka menyetubuhi Ibunya secara terang-terangan, seseorang dari umatku juga akan mengikutinya. Kaum Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, seluruhnya akan masuk neraka, hanya satu yang masuk surga." Kami (para shahabat) bertanya, "Yang mana yang selamat?" Rasulullah SAW menjawab, "Yang mengikutiku dan para shahabatku (tabi'in dan tabi'ut tabi'in serta siapa saja yang bermanhaj dengan manhaj mereka (salaf))." (HR. At-Tirmidzi, no. 2565. Juga diriwayatkan dengan kalimat yang sama oleh Abu Salamah dan Abu Hurairah dalam Kitab Al-Fitan dari Sunan Ibnu Majah, no. 3981)
Maafkan saya apabila ada kata-kata yang salah. Yang benar datangnya dari Tuhan, sedangkan yang salah adalah kekhilafan saya pribadi.
"Tidak ada paksaan untuk (memeluk) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 256)

http://blackhors1st.blogs.friendster.com/my_blog/2008/04/post_23.html


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.