14 Agustus 2008

Makna Kemerdekaan

Makna Kemerdekaan


Agustusan…. itu istilah lazim yang sering digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia setiap memasuki bulan Agustus disetiap tahunya.

Kenapa??? karena dibulan itu bangsa Indonesia merayakan peringatan HUT kemerdekaan RI (17 Agustus), oleh karena itu sering disebut dengan Agustusan.

menurutku makna yg terkandung dalam kata agustusan terlalu ringan dibandingkan dgn saat2 dulu para pahlawan berjuang mati2an membela dan mempertahankan negeri ini dari tirani penjajahan.

Agustusan ya brarti bulan Agustus…bukan HUT Kemerdekaan….
HUT Kemerdekaan RI adalah setiap tanggal 17 Agustus.

Menurutku makna kemerdekaan itu……….

Kemerdekaan RI bukanlah suatu hadiah….
Kemerdekaan RI bukanlah suatu hajatan….
Kemerdekaan RI bukanlah milik beberapa org / golongan / kelompok saja….
tetapi….
Kemerdekaan RI adalah suatu rahmat Allah SWT….
Kemerdekaan RI adalah buah hasil perjuangan hidup mati anak-anak bangsa…
Kemerdekaan RI adalah milik seluruh rakyat Indonesia…Presiden, menteri, pejabat, direktur, manager, wiraswasta, ibu rumah tangga, tukang becak, tukang parkir, pengamen, dan lain-lain bahkan juga milik bayi yg msh dalam kandungan ibunya….

tidaklah pantas kita menggembor-gemborkan Kemerdekaan RI dgn berfoya-foya….
tidaklah pantas kita merayakan Kemerdekaan RI dgn berpesta pora….

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI JIKA DISEKITAR KITA MSH BANYAK YG BERJUANG MELAWAN KERASNYA HIDUP DEMI SESUAP NASI…DEMI MENGHIDUPI ANAK ISTRINYA…SEDANGKAN DISISI LAIN KORUPSI SEMAKIN TUMBUH DAN BERKEMBANG…

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI JIKA MSH ADA TANGIS ANAK-ANAK YG MENAHAN LAPAR….PENGANGGURAN DIMANA-MANA…GELANDANGAN BERKELIARAN….PERAMPOKAN, PENCURIAN, PENCOPETAN, PEMBUNUHAN, PEMERKOSAAN MERAJALELA…

TIDAKLAH PANTAS KITA MERAYAKAN KEMERDEKAAN RI DIMANA MSH ADA BURUH KERJA TIDAK DIBAYAR….KERUSUHAN, PERKELAHIAN, BAKU HANTAM, ANARKHISME SEMAKIN MEMBUDAYA….

apakah ini buah dari Proklamasi Kemerdekaan ???
apakah ini tujuan Kemerdekaan Republik Indonesia ???
apakah ini cita-cita para pejuang bangsa yg telah tiada ???

BUKAN…..
BUKAN INI BUAH DARI PROKLAMASI…
BUKAN INI TUJUAN KEMERDEKAAN RI…
BUKAN INI CITA-CITA PEJUANG BANGSA…

LALU…APA ARTINYA PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI…???
APA MAKNA KEMERDEKAAN NEGERI INI…???

semuanya tidak ada artinya….
semuanya tidak ada maknanya….jika hal-hal diatas masih dan masih saja terjadi…
jika hal-hal diatas msh merudung negeri jamrud khatulistiwa ini…

mari kita smua merenung sedalam-dalamnya….
apakah kita sudah pantas disebut sebagai anak bangsa yg cinta pada negerinya sendiri….
apakah kita sudah pantas disebut sebagai generasi muda penerus pembangunan…
apakah kita sudah pantas disebut sebagai warga negara yg rela berkorban untuk tanah airnya…
lalu…
APAKAH KITA SUDAH PANTAS MERAYAKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA…
APAKAH KITA SUDAH PANTAS MEMAKNAI KEMERDEKAAN INI….

renungkanlah…..
pikirkanlah….
rencanakanlah….
lakukanlah…
smuanya hanya untuk negeri kita tercinta…INDONESIA….

SELAMAT HUT KEMERDEKAAN KE-63 REPUBLIK INDONESIA….
SMOGA BANGSA INI DAPAT SEGERA BANGKIT DARI KETERPURUKAN….

http://meylya.wordpress.com/2008/08/07/makna-kemerdekaan/

1 komentar:

Rudyanto mengatakan...

NGGAK USAH AGUSTUSAN DULU!


Tolong Tulisan ini disebarluaskan ke: Pak RT-RW, Lurah, Camat, Bupati-Walikota, Gubernur, bahkan hingga ke Presiden sekalian!
>>> Kalau anda punya teman atau family yang berjabatan tersebut di atas tolong tun-
jukkan tulisan saya ini. Bahkan sebarkanlah tulisan ini baik lewat internet mau
pun dalam rupa selebaran!
>>> Gaungkanlah secara terus-menerus sampai tuntutan ini dikabulkan!
>>> Bila ada yang ingin menyempurnakan redaksional dari tulisan ini, silahkan anda
kirimkan ke saya: hakekathidupku@yahoo.co.id, supaya bisa saya sebar-luas
kan.
>>> Khusus untuk topik ini saya enggan melayani komentar anda! Lebih baik anda
bekerja daripada banyak bicara! - Anda yang ahli ekonomi bisa mengkaji, me-
lakukan perhitungan atas tuntutan ini jika itu bisa dipenuhi, apa dampaknya
yang bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat ekonomi lemah?!


Bahwa, agar mulai tahun ini bangsa kita nggak usah memperingati Hari Kemerdeka
an – 17 Agustusan! Ngapain?! Wong masih tertindas dan terjajah secara tidak berperi kemanusiaan koq; lebih-lebih Penjajahnya bangsa sendiri! Saya akan tunjukkan fakta
-faktanya secara gamblang, nggak perlu kacamata untuk melihat fenomena penjajah
an ini: Yang dibutuhkan hanyalah memelekkan akal budi masyarakat kita!
1. Kata Presiden GOMBAL kita: SBY: “Menaikkan harga BBM adalah pilihan yang
terakhir.” - sebelum kenaikan BBM kemarin!
Ini adalah pernyataan gombal yang bersifat membodohi dan kamuflase untuk me-
nutupi KETIDAKMAMPUAN-nya di dalam memimpin bangsa ini; tidak selaras de
ngan janji-janjinya di masa kampanye. Suatu kebohongan yang semestinya bisa di
tuntut secara hukum. Sebab rekaman peristiwanya ‘kan ada?!
Yang perlu masyarakat ketahui adalah;
Pada saat ini semua pejabat-pejabat yang berkaitan dengan Partai Politik; Presiden
, Gubernur, Walikota dan Bupati serta DPR-DPRD adalah menjadi sapi perah Par
tai Politik asalnya dia. Mereka ini diperas habis-habisan jika mereka masih meng
harapkan kedudukan-posisi tertentu dari partainya. Bahkan bukan mustahil, Partai
lah yang memegang kendali atas kepemimpinannya. Sehingga mereka hanya menja
di Pejabat Boneka.
Selanjutnya, Presiden itu amat ketakutan terhadap DPR dan Walikota/Bupati itu
amat ketakutan terhadap DPRD. Sehingga setiap Rancangan APBN-APBD yang di
dalamnya sudah direkayasa sedemikian rupa untuk mengenyangkan perut-perut
buncit mereka pribadi, selalu saja lolos menjadi APBN-APBD tanpa adanya seleksi
an lagi. Karena itu sudah pasti akan terjadi pembengkakan pada setiap tahunnya,
dan itu tidak riil dengan jumlah Pendapatan Negara. [Besar Pasak daripada Tiang]
Nah, kalau memotong anggaran-anggaran yang tidak efisien[berbau korupsi terse
lubung – Mark Up] tidak mungkin dilakukan, maka larinya sudah pasti ke arah ke
naikan harga BBM.
Sebab ada alasan kuatnya yaitu harga minyak dunia yang berkecenderungan naik.
Selebihnya, melalui keikutsertaan kenaikan harga bahan-bahan yang lainnya aki
bat naiknya harga BBM, maka berimbas lagi ke Pendapatan Negara. Jadi, sekali
tepuk dua ekor lalat didapatkan!
APA NGGAK KURANGAJAR PEMERINTAH YANG MACAM BEGINI INI?!
Menari-nari di atas penderitaan rakyatnya!
Pemerintah belum mampu memulihkan krisis ekonomi, belum mampu mengurangi
jumlah pengangguran, belum mampu memberikan kesejahteraan yang memadai
untuk masyarakat yang di lapisan paling bawah, kini Pemerintah sedang memben
turkan antara masyarakat kecil dengan masyarakat kecil.
Sopir dengan penumpang dibuat serba repot; Sopir yang kurangajar memeras pe
numpangnya, sedangkan penumpang [yang kaya] yang kurangajar nggak mau nger
ti dengan kesulitan sopir. Pedagang kecil dengan pelanggannya yang miskin juga
dibuat serba repot dan serba salah! Dagangan nggak diutangkan nggak ada yang
beli, diutangkan – banyak yang nggak mampu bayar!
Antara sesama orang miskin saling tipu-menipu [karena faktor kepepet – terpaksa],
perjudian menjadi marak – berjudi dengan sama-sama miskinnya. Dan kalau mere
ka berkeluh-kesah pasti larinya juga ke sesama miskinnya - Nggak dibantu hatinya
miris, dibantu dia sendiri juga kesusahan!
Sementara itu, biaya sekolah! Asal anda tahu saja bahwa SEKOLAHAN itu
BIADAB juga! Penipuan yang paling halus – bahkan ada yang sangat kasar! Di
sini yang kurangajar bukan Guru atau Kepala Sekolahnya, tapi Pemilik Yayasan
lah yang otaknya minta dicungkil! – Dalam hal inipun Pemerintah nggak konsisten
dengan pembebasan SPP/Uang sekolah! Apalah artinya kalau cuma istilahnya saja
yang diganti tapi kenyataannya Orangtua murid tetap keluarkan uang, bahkan le-
bih besar dari ketika bernama SPP/Uang Gedung.
2. Pembagian BLT itu bukan tentang Pemerintah yang berkorban untuk rakyatnya,
bukan tentang Pemerintah berniat mengentaskan kemiskinan, ataupun rasa kasih
annya terhadap fakir miskin, tapi suatu taktik dagang busuk, yaitu untuk mempro
mosikan Kenaikan Harga BBM. Untuk mengurangi kemarahan rakyat dan untuk
menyembunyikan keuntungan yang 36 trilyun, yang dibagi-bagikan untuk menaik
kan tunjangan anggota Dewan.
Sedangkan pembagian Kompor LPG gratis, itu bukan gratis, tapi Kreditan yang ter
selubung. Harga kompor itu akan impas melalui keuntungan LPG-nya. Jadi, deng-
an memberikan “gratis” kompor tersebut, Pemerintah pada akhirnya diuntungkan!
[Berbeda jika untuk isi ulang LPG-nya juga gratis, barulah Pemerintah memang
baik hati. Tapi kali ini Pemerintah justru Penipu rakyatnya sendiri].
3. Fasilitas-fasilitas yang Pemerintah berikan untuk Pegawai Negerinya dengan alas
an mengurangi kasus korupsi, lalu membandingkan gaji mereka dengan Luar Nege
ri adalah konyol sekali!
Sangat kontras dengan kehidupan rakyat miskinnya. Pemerintah telah mencipta
kan gap yang sangat lebar antara Pegawai Negerinya yang buncit-buncit dengan
rakyatnya yang kurus kering serta stress!
4. Polisi-polisi sudah sangat kelewatan sekali kejahatannya terhadap kalangan pe
ngendara, sopir-sopir Angkot, dan kalangan masyarakat yang berperkara. Mereka
ini sudah benar-benar BAJINGAN yang tidak berperikemanusiaan sama sekali!
Jika terhadap rakyat yang jahat diistilahkan sebagai PKI, lalu apa istilah Pemerin-
tah untuk orang-orang macam demikian itu?
Begitu pula dengan masyarakat yang berkepentingan dengan Pegawai Negeri Sipil,
masyarakat adalah mangsa mereka; kayak Harimau yang ketemu daging segar!
Jika yang diperlakukan demikian itu orang-orang yang berduit saja sudah menye-
balkan hati dan menyesakkan dada, lebih-lebih terhadap rakyat kecil!
5. Setiap terjadi bencana yang menimpa rakyat kecil [bencana alam] itu adalah menja
di proyek besarnya para pejabat. Terbahak-bahak di atas rakyatnya yang tersedak-
sedak. Apakah ini manusia?!
6. Rentetan Hari-hari libur dalam setiap tahunnya selalu bertambah; Imbasnya ada
lah pada perekonomian rakyat kecil juga. Mereka yang mencari makan dari aktifi-
tas orang bekerja, penghasilan mereka menjadi berkurang juga.
Padahal beban hidup masyarakat kita itu berat sekali; ada arisan, ada iuran RT,
ada Lebaran, ada sokongan tempat ibadah, ada sokongan kematian, sunatan, per-
kawinan, dan kalau 17 Agustusan harus ada sokongan khususnya, yaitu untuk ke
meriahan acaranya. Belum lagi KEKURANGAJARAN Biaya Sekolah, Harga buku
-buku, BAJINGAN PLN dan TELKOM yang suka seenaknya sendiri menaikkan
tarif.
7. Kalau ada Demo yang anarkhis dicapnya Laten Komunis! Tapi masyarakat
ngomong nggak didengarkan sama sekali. Lalu antara pejabat saling melemparkan
tanggung-jawab, saling mencuci tangan – berlagak nggak berdosa. Di mana demo-
kratisnya?! Apa nggak sama saja dengan Penjajah Bangsa Asing yang sukanya
Otoriter?!


Nah, di sebelah manakah yang dinamakan dengan kemerdekaan?! Masak sejak zaman Soekarno hingga zaman sekarang masih juga “MENUJU” masyarakat yang adil dan makmur?! Di mana itu letak-lokasinya? Masih jauhkah itu? Masih berapa kilometer lagikah?!
Jadi, ada 3 yang menjadi tuntutan prioritas/minimal kita:
Hapuskan beban sokongan 17 Agustusan, termasuk Perayaannya!
Pertimbangkan kembali sokongan-sokongan di RT-RT, yang tidak ada manfa
atnya. Biarkanlah masyarakat berkonsentrasi untuk menyesuaikan diri dengan
kondisi perekonomian yang amburadul sekarang ini.
Hapuskanlah hari-hari libur [tanggal merah] yang nggak perlu. Bahkan hari
Sabtu-pun bila perlu supaya tetap masuk kerja, kecuali untuk mereka yang ber-
kepentingan beribadah di hari tersebut.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
AWAS: PEMALSUAN TULISAN SAYA


Saya telah menemukan beberapa kali alamat email saya disarukan[dipalsukan] dan tulisan saya dipalsukan. Bukan saya yang menulis tapi diseolah-olahkan saya yang menulis. Sebagai contoh: Alamat email saya: hakekat.satuce@yahoo.co.id, dipalsukan menjadi: hakekat.satuces@yahoo.co.id. Di situ dituliskan seolah-olah saya berkata:
“Saya memang dibayar untuk itu apakah anda keberatan?” - maksudnya adalah bahwa saya ini adalah Misionaris/Penginjil bayaran. Bahwa ada suatu denominasi gereja yang membiayai pekerjaan saya.
Ini ‘kan lucu sekali! Lha saya ‘kan bisa dipecat oleh organisasi yang membiayai pergerakan saya ini?! Hua..ha..ha.... Picisan sekali! Nah, sudah mikir?!
Tapi pikiran saya langsung jalan, saya langsung tahu dengan pasti dari golongan mana si-pemalsu ini; sebab logatnya itu yang nggak bisa disembunyikan! Ada ayat-ayat hafalannya yang menyeragamkan antara satu orang dengan orang yang lainnya.
Di balik ini semua ada banyak sekali poin keuntungan bagi saya. Karena itu saya nggak marah, malah saya persilahkan bikin pemalsuan-pemalsuan yang lainnya lagi!
Silahkan, siapa saja yang ingin memalsukan tulisan saya, monggo! Apa sebab?
1. Di mata ALLAH, tidak ada pemalsu yang bisa menyembunyikan dirinya dan tidak
ada yang akan lolos dari tuntutan pertanggung-jawaban. Beginilah bunyi keiman-
an agama saya!
Bagaimana dengan keimanan agama anda; apakah ada orang yang jahat bisa lolos
dari TUHAN anda?! Itu artinya TUHAN anda itu palsu, bukan ALLAH sejati! Se
bab bisa dibohongi oleh umatnya!
Atau, jika keimanan anda sama dengan keimanan saya, tidakkah perbuatan itu ter
golong jahat, fitnah dan berdosa?! Apakah masih layak anda menyebut diri anda
seorang yang beragama, jika demikian perbuatan anda?! Tidakkah itu anda sedang
mencoreng citra agama anda sendiri; menambah daftar kesalahan agama anda?!
Hua..ha..ha....masih punya rasa malu?! Mudah-mudahan aja sudah nggak punya
rasa malu, supaya berbuat lagi dan mencoreng lagi agamanya sendiri.
2. Seandainya anda bisa menjawab atau membantah tulisan-tulisan saya, maka saya
yakin anda masih bisa berpura-pura sebagai orang soleh, orang bijak dan orang
yang penyabar. Anda pasti akan dengan senang hati melayani berdebat dengan sa-
ya. Tapi karena sudah nggak mampu mendebat tulisan saya, sudah kalah, maka
untuk menutupi gengsi atas kekalahan itu, dipakailah cara-cara curang!
Hua..ha..ha.............. Jadi, bagi saya pemalsuan ini merupakan bukti keunggulan
saya. Dan kalau sudah punya ketebalan muka, silahkan anda lanjutkan dengan
yang lebih besar lagi! Supaya saya juga menjadi semakin besar!
3. Setahu saya, hanya sesuatu yang unggul saja yang suka dipalsukan orang. Seperti
saya dulu yang pernah memalsukan Refill Ballpoint PILOT. Apa sebab? Sebab
merk terkenal ini mudah sekali lakunya dan menjanjikan keuntungan yang besar.
Mana mau padagang memalsukan merk-merk nggak terkenal dan nggak komersi-
il?! Nggak ada!
Jadi, pemalsuan tulisan saya ini memberikan point bagi saya bahwa tulisan saya
ini benar-benar tulisan yang TOP! Karena itu, silahkan saja anda palsukan lagi
supaya saya semakin terkenal! Hua..ha..ha.... koq malah senang, ya?!
Jelas saya merasa senang, sebab tulisan saya ini sudah anda sejajarkan dengan
Injil dan TUHAN YESUS! Injil Barnabas berusaha disisipkan oleh kaum Muslim
untuk menjatuhkan Injil, sedangkan Photo YESUS yang berambut gondrong meru
pakan usaha ROMA KATOLIK untuk mendekatkan umat Kristen dengan Lucifer!
Sebab itu semualah yang membikin heboh dunia! Dan saya termasuk mengheboh-
kan duniakah?! Apakah tulisan saya telah membuat Islam terhuyung-huyung ka-
yak Dewa Mabuk?!